• Selamat datang di Distributor Alat Pemadam Api Kebakaran Terbaik

Blog RJM

Gambar Blog RJM

Penjelasan dan Pengertian Alat Pemadam Api Berat (APAB)

Fire Safety

Penjelasan dan Pengertian Alat Pemadam Api Berat (APAB) – sudah kita sadari bahwa kebakaran bisa terjadi di manapun dan kapanpun. Baik itu di rumah di apartement kita tinggal bahkan di tempat kerja kita berada. Naah salah satu alat yag wajib dimiliki sebagai pencegahan dari kebakaran adalah alat pemadam kebakaran ringan dana alat pemadam kebakaran berat.

Apa si perbedaan dari dua alat pemadam kebakaran ini? Berikut pengertian alat pemadam api berat yang perlu Anda ketahui. Alat Pemadam Api Berat atau disingkat APAB adalah alat pemadam api yang memiliki ukuran dimulai dari berat 20 Kg sampai dengan berat 100 Kg. 

APAB dilengkapi dengan dua roda yang berfungsi untuk memudahkan pemindahan atau pergerakan tabung. Alat Pemadam Api Berat sangat perlu dipersiapkan untuk lokasi dengan potensi kebakaran yang cukup besar seperti area sekolah, rumah ibadah, tempat pengisian bensin (SPBU), pabrik, gudang, kantor pos, kantor, kompleks perumahan, mall dan lainnya.
 
Berikut Penjelasan dan Pengertian Alat Pemadam Api Berat – APAB

APAB sebenarnya memiliki prinsip kerja yang sama dengan APAR atau Alat Pemadam Api Ringan. Namun APAB diperuntukan untuk area yang lebih luas (50m) dibandingkan hanya sebuah dapur atau lingkungan yang sempit. 
Dikarenakan dari ukurannya APAR memiliki ukuran dimulai dari 1 kg – 9 kg sedangkan APAB memiliki ukuran dari 20 kg – 100 kg. Dengan ukuran berat yang lebih dari APAR maka APAB mampu untuk memadamkan kebakaran yang cukup besar. Dalam penggunaannya APAB sebaiknya dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Isi atau media dari APAB terdiri dari Foam AFFF (Aqueous Film Forming Foam) dan Dry Chemical Powder. Umumnya APAB digunakan pula untuk memadamkan kebakaran hutan. Dengan isi yang banyak maka APAB mampu membantu memadamkan api penyebab kebakaran hutan tanpa merusak tanah dan meninggalkan residu.

Untuk Foam AFFF dapat memadamkan tipe api A (Benda Padat), B (Benda Cair), dan D (Logam). Untuk Dry Chemical Powder dapat memadamkan tipe api A, B dan C (Benda Gas). Foam AFFF memiliki tingkat efektif yang tinggi untuk memadamkan zat cair yang terbakar, namun memiliki sifat kondusif atau mampu menghantarkan listrik.


Dry Chemical Powder adalah media yang berbentuk bubuk kimia kering dan non toxic atau tidak beracun bagi manusia, hewan dan tumbuhan. Perbedaannya Dry Chemical Powder tidak menghantarkan listrik dan bubuk partikelnya mampu menahan panas. Umumnya ada 2 sistem tekanan yang digunakan pada APAB yaitu Cartridge System dan Stored Pressure System. Kedua sistem ini memiliki kelebihan serta kekurangan yang dapat anda baca dibawah ini.
 
Alat Pemadam Api Berat – Cartridge System
Cartridge System adalah alat pemadam api yang memanfaatkan cartridge sebagai alat yang memberikan tekanan untuk mengeluarkan media yang berada di dalam tabung pemadam. Umumnya isi dari cartridge adalah Karbon Dioksida CO2 atau N2. 
Catridge yang diletakan di dalam tabung sangat aman dan akan berfungsi saat tabung pemadam api digunakan. Membran cartridge yang telah robek akan mengeluarkan tekanan gas ke tabung pemadam dan akan mendorong media tabung dari dalam hingga keluar dari tabung.

Untuk tabung dengan Cartridge System lebih mudah untuk dilakukan isi ulang, dikarenakan gas pendorong tetap terkunci di dalam cartridge. Hal tersebut juga membuat minimnya terjadi penggumpalan media tabung pemadam. Namun kelemahan dari Cartridge System adalah tidak diketahui secara pasti angka tekanan di dalam tabung. 
Periksakan selalu tabung pemadam api setiap bulan dan pengecekan secara keseluruhan setiap 1 tahun. Umumnya tetap terjadi penggumpalan media dan turunnya tekanan gas di dalam cartridge. Cartridge system juga hanya dapat digunakan 1 kali karena tekanan gas akan berkurang walaupun anda hanya sedikit memakainya.
 
Jenis Alat Pemadam Api Berat – Stored Pressure System
Lain halnya dengan Cartridge System jenis kedua ini adalah Stored Pressure System yang menggunakan cara mengisi tekanan secara langsung ke dalam tabung dengan meningkatkan tekanan gas tanpa memanfaatkan cartridge. 
Cara kerjanya adalah dengan membuka katup ketika melakukan tekanan gas ke dalam tabung dan menutup kembali katup ketika tekanan gas di dalam tabung sudah sesuai dengan standar. Dikarenakan menggunakan Stored Pressure System maka tabung pemadam api yang anda gunakan dapat dikontrol pemakaiannya.

Tabung pemadam api ini juga dapat anda gunakan berkali-kali dengan media Powder dan Foam. Namun selalu perhatikan tekanan pada tabung sebelum anda menggunakannya (sebaiknya jarum penunjuk di area hijau). 

Kelemahan Stored Pressure System adalah bila tekanan gas tidak menggunakan N2 maka tabung pemadam harus diangkat terbalik setiap bulannya demi menghindari terjadinya penggumpalan media di dalam tabung (Powder). 

Sekian pembahasan mengenai penjelasan dan pengertian alat pemadam api berat (APAB). Apakah Anda sedang mendari alat pemadam kebakaran? Anda bisa menghubungi website RJM :-D